DIFABEL LEMAHBANG KISMANTORO BERKARYA

Foto bersama ibu Kadin dan Peserta Pelatihan dengan hasil karya Difabel Lemahbang

Lemahbang.desa.id-25/11/2020_Dibalek Keterbatasan ada kelebihan yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa terhadap Makhluknya. Hal ini dialami oleh para penyandang Disbalititas Desa Lemahbang yang tergabung dalam Kelompok KREADIF. Mereka ada yang menyandang cacat Fisik, Tuna Rungu dan Wicara namun masih produktif untuk berkarya. Hal ini dibuktikan dengan karyanya yaitu Batik Ecoprint yang telah dibuatnya.

Dibawah naungan Dinas Tenaga Kerja Kelompok Kreadif mendapatkan Alokasi Bantuan yang bersumber dari APBD untuk Pelatihan Pembuatan Batik Ecoprint. Pelatihan Pembuatan Batik Ecoprint dibuka langsung Oleh Ibu Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Ristanti,MM. Dalam sambutannya beliau berharap Para Difabel ini bisa berkarya untuk mendapatkan sesuai yang bermanfaat. Dengan adanya pelatihan ini Beliau berharap para difabel dapat mandiri untuk mencukupi kebutuhannya. Selain Kepala Dinas Tenaga Kerja hadir Juga Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, Ibu Indah Retnowati,SE dan Juga Camat Kismantoro Bp. Andika Krisnayana,AP.M.Si

Ibu IIN dan Bp. Camat hadir mensuport Peserta Pelatihan

Kepala Desa Lemahbang, Sugito,S.Sos sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Disnaker dalam mendorong Difabel yang ada Di Desa Lemahbang untuk berkreasi dengan adnya Pelatihan Pembuatan Batik Ecoprint. “ saya merasa sangat senang dengan Program dari Disnaker mengadakan pelatihan bagi Penyandang Difabel yang ada di Desa Kami, tentunta ucapan dan Apresiasi setinggi-tingginya untuk Disnaker yang telah peduli dengan warga kami yang memiliki kekurangan, mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini dapat memotifasi bagi penyandang difabel untuk berkarya dan bias merasa percaya diri”.

Proses Pembuatan Batik Ecoprint
Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan
Hasil karya Difabel Desa Lemahbang

Sekretaris Desa Lemahbang Sugito,S.Sos saat ditemui Tim desa.id juga sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan untuk penyandang Disabilitas ini. Beliau juga berharap natinya kegiatan pembuatan batik ecoprint ini tidak berhenti sebatas pelatihan, tap dapat memproduksi batik untuk dijual dipasaran umum.

Swafoto dari hasil karya difabel

Pelatihan pembuatan Batik Ecoprint ini di pandu oleh pelatih yang sangat sabar dan telaten dalam menghadapi peserta yang tentunya tidak mudah untuk diarahkan. Bealiau adalah Ibu Farida dan Mas Dian Nugroho yang begitu sabar membimbing para peserta. Beliau-beliau juga sanggup membantu pengadaan bahan jika nanti Kelompok Kreadif ini berkembang dan terus produksi.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan