BERSAMA LAWAN VIRUS CORONA

Apel Siaga Tim Relawan Desa Lawan Covid-19 bersama Kepala Desa dan Tim Puskesmas Kismantoro

LEMAHBANG, lemahbang.desa.id, Dalam Upaya Pencegahan penularan Virus Corona di Desa Lemahbang, Pemerintah Desa Lemahbang membentuk Posko Pencegahan dan Penganan Covid-19 dan membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19 yang beranggotakan dari Jajaran Pemerintah Desa, Lembaga Desa dan juga Para Relawan.

Apel Siaga Lawan Covid-19, Pengrahan dari Kepala Desa dan Tim Medis Puskesmas Kismantoro

Setelah dibentuk dan ditetapkan dengan Surat Keutusan Kepala Desa Lemahbang, maka Tim Relawan Desa Lawan Covid-19 Desa Lemahbang, Kecamatan Kismantoto Kabupaten Wonogiri, langsung gerak cepat untuk melakukan upaya pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Lemahbang dengan membagikan Selebaran / pamflet tentang perilaku Hidup Sehat, ajakan untuk melawan Virus Corona mulai dari diri pribadi dan cara cuci tanga yang benar Kepada Masyarakat dan menempel ditempat-tempat umum.

Ketua Tim Relawan Desa Lawan Covid-19, Suranto menjelaskan, selain membagikan brosur/selebaran kepada Masyarakat, Tim juga melakukan penyemprotan secara serentak dengan sasaran tempat-tempat umu, mushola/masjid, poskamling dll, yang sering digunakan berkumpul orang-orang, Pemyemprotan ini merupakan langkah dari pihak pemerintah desa  untuk mencegah penularan virus corona covid – 19 dan mengharap masyarakat juga mengikuti langkah dari relawan ini untuk melakukan penyemprotan dirumahnya masing-masing dengan bahan Semprot yang sudah disediakan oleh Pemerintah Desa. Adapun anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Desa Lemahbang Dalam Penanganan Virus Corona ini adalah sebesar Rp. 19.000.000,- yang bersumber dari Dana Desa Tahun anggaran 2020.

Brosur Ajakan untuk Lawan Corona (Covid-19 )

Menurut rencana, Penyemprotan secara masal ini akan dilaksanakan setiap seminggu dua kali.  Selaian Penyemprotan Relawan juga Menghimbau kepada Masyarakat yang Pulang dari Perantauan untuk dapat menjaga diri, keluarga dan lingkungan dengan cara untuk semntara agar mengisolasi diri ( berdiam diri dirumah ) selama 14 hari semenjak kedatanggannya, dan apabila merasakan gejala-gejala seperti flu, Batuk, sakit tenggorokan dan demam untuk segera memeriksakan diri ke Rumah Sakit/Puskesmas. Diharapkan dengan langkah pencegahan ini nantinya, dapat memutus rantai penyebaran virus corona . (end)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan