SEMANGAT GOTONG ROYONG MASYARAKAT DESA LEMAHBANG

Lemahbang.desa.id-Dalam rangka mendukung program pemerintah tentang bedah rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat tidak mampu, Pemerintah Desa Lemahbang  bersama–sama dengan warga masyarakat sekitar melaksanakan kegiatan Gotong royong bedah rumah yang masuk verifikasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Wonogiri tahun 2018, Kamis 4 Oktober 2018. Rehab Rumah Tidak Layak Huni kali ini di Danai Oleh APBD Kabupaten Wonogiri Tahun Anggaran 2018.

Warga Membongkar Rumah Wraga Penerima RTLH

Menurut Sugito,S.Sos selaku Sekretaris Desa Lemahbang “Sasaran program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini adalah warga tidak mampu yang mempunyai rumah belum sesuai standar huni, yang meliputi Atap, Lantai dan Dinding ( ALADIN ) selain itu juga belum mempunyai jamban yang memadai. Tahun ini sebenarnya dari Pemerintah Desa Lemahbang mengajukan usulan sejumlah 70 RTLH, namun demikian setelah diverifikasi tinggal 30 RTLH dan terakhir kambar yang kami terima dari 30 RTLH yang dapat realisasi Tahap I ini hanya 12 RTLH. Namun demikian perlu disyukuri karena sedikit demi sedikit RTLH di Desa Lemahbang bisa tertangani, Perlu diketahui bahwasannya di Desa Lemahbang pada Awal Tahun 2018 masih terdapat kurang lebih 596 RTLH”, ucapnya.

“Bantuan program RTLH ini berupa uang sebesar 15 juta rupiah yang langsung disalurkan ke rekening si penerima manfaat bantuan RTLH yang nantinya akan desetor langsung ke Rekening Rekanan yang telah disepakati, sehingga dalam hal ini si penerima manfaat bukannya menerima uang secara tunai namun menerima Barang Material sesuai dengan kebutuhannya yang telah disusun dalam RAB”, imbuhnya.

Material untuk RTLH

Pelaksanaan proses pembangunanya didampingi dari dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Wonogiri. Kepala Desa Lemahbang, Sugito, S.Sos mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri yang sudah berkenan mengalokasikan Dana RTLH dari APBD Kabupaten Wonogiri Tahun angaran 2018. Harapan kami kedepan untu dapat dialokasikan lagi dari APBD Kabupaten mengingat di Desa Lemahbang masih Banyak terdapat RTLH yang perlu segera ditangani. “Sebenarnya dari Pemerintah Desa Lemahbang Lewat APBDesa juga selalu mengalokasikan Dana untuk RTLH setiap Tahunnya, namun demikian dikarenakan kondisi Perekonomian masyarakat Desa Lemahbang yang masuk dalam kategori dibawah garis merah sehingga masih terdapat RTLH yang perlu ditangani dari batuan dana APBD Kabupaten, Propinsi maupun APBN bahkan dari CSR Perusahaan, itu harapan kami.” Ujar beliau. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dorongan semangat warga untuk membantu kegiatan bedah rumah tersebut, karena bedah rumah ini memerlukan bantuan dan swadaya dari masyarakat paling tidak swadaya tenaga dalam membantu pengerjaannya. (sugito)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan