BUDIDAYA POHON PISANG

Lemahbang-(25/01/2018) Bagi masyarakat Desa Lemahbang, budidaya pisang bukan lagi hal asing. Hal ini karena tanaman pisang merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah dijumpai di hampir semua rumah warga Desa Lemahbang. Terlebih karena Desa Lemahbang merupakan daerah pedesaan, pisang seakan tanaman yang wajib ada di setiap rumah. Hal ini karena di desa, banyak masyarakat yang masih memiliki sisa tanah berukuran cukup luas untuk menanam pisang.

Namun demikian,  proses budidaya pisang ini sendiri selama ini masih dilakukan secara sederhana. Artinya, belum banyak masyarakat yang mau mengembangkan proses penanaman pisang melalui metode yang benar. Akibatnya, komoditas pisang yang bisa dihasilkan selama ini masih sangat terbatas.

Proses penanaman pisang masih menjadi sebuah aktivitas sampingan dan belum banyak yang mengembangkan sebagai komoditas ekonomi yang utama. Pisang masih ditanam secara konvensional, tanpa melalui proses yang intensif. Akibatnya, tanaman pisang pun berkembang secara alami tanpa mengalami peningkatan kualitas.

Potensi Tanaman Pisang

“Padahal, jika budidaya pisang ini dikembangkan secara intensif sebenarnya mampu memberikan potensi yang cukup besar. Hal ini terkait dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan. Dan pisang merupakan salah satu jenis buah yang memiliki kandungan vitamin dan manfaat paling lengkap, terutama jika dibandingkan dengan buah lainnya” Tutur Bapak Kukuh Subekti, SP, sekalu Penyuluh Pertanian Kabupaten Wonogiri dalam acara Penyuluhan dan Pendampingan Kelompok Tani Pisang yang dibentuk oleh Pemerintah Desa Lemahbang.

Terpisah disela-sela pertemuan kelompok Tani SUGITO selaku Kepala Desa Lemahbang menuturkan “Pisang juga menjadi salah satu jenis buah yang banyak disukai masyarakat. Kebutuhan akan pisang ini, bukan hanya sebagai menu pelengkap hidangan saja. Namun, pisang juga menjadi bagian acara ritual bagi Masyarakat Desa Lemahbang. Misalnya dalam acara pernikahan, atau ritual kepercayaan daerah di Desa Lemahbang”. Hampir bisa dipastikan, keberadaan buah pisang yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Selain itu, buah pisang juga sering menjadi bagian dari buah untuk pencuci mulut yang dihidangkan di meja makan.

Pisang juga menjadi salah satu jenis asupan yang banyak diberikan untuk anak usia balita. Karena karakternya yang lembut, pisang dianggap cocok sebagai jenis makanan pendamping untuk balita. Pisang merupakan jenis buah yang bisa membantu seseorang dalam meningkatkan kualitas kesehatan mereka. Salah satunya karena pisang mampu membantu seseorang untuk melancarkan proses buang air besarnya.

Dari fakta di atas inilah, Pemerintah Desa Lemahbang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa ( APBDesa ) Lemahbang Tahun Anggaran 2017 berupaya untuk menyisipkan anggaran untuk Budi Daya pohon pisang di wilayah desa lemahbang sebanyak 1.000 batang. Sebagai Demplot Kegiatan, Pemerintah Desa Lemahbang menanam Tanama memanfaatkan lahan bengkok sekdes untuk ditanami Pohon Pisang sejumlah 120 batang dan sisa lainnya diserahkan kepada masyarakat Desa Lemahbang.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan